Mon 10 May 2010 |
|
Jebakan ‘Cinta Jihad’: VHP dan Kelompok Kristen Bergabung MenentangnyaThiruvananthapuram: ’Love Jihad’, sebuah jebakan “cinta” untuk membujuk gadis-gadis lugu dengan cinta pura-pura, dengan tujuan konversi, untuk mencari pengikut baru, telah membuat dua kelompok yang bersaingan, di Kerala, yaitu Vishwa Hindu Parishad (VHP) dan Kelompok Kelompok Kristen bergandengan tangan untuk memerangi “kejahatan sosial”, yang mereka klaim telah menyerang komunitas mereka masing-masing. “Baik kaum wanita Hindu maupun Kristen menjadi korban rekayasa cinta itu. Jadi kami bekerjasama dengan VHP untuk mengatasi hal ini. Kami akan bekerjasama semampu kami,” demikian kata K Samson, seorang pejabat Asosiasi Kristen untuk Aksi Sosial (CASA), sebuah organisasi sukarelawan, di Kochi. Samson berkata, beberapa hari lalu, CASA mengetahui tentang sebuah keluarga Hindu di dalam komunitas Kristen dimana seorang anak gadis sekolah telah menjadi korban. ”Kami segera menyerahkan kasus ini ke VHP,” katanya, dan petugas-petugas VHP telah membantu mereka dalam banyak kasus. VHP telah memulai membentuk pusat pertolongan “Posko Bantuan Online Hindu”, yang mengklaim telah menerima permohonan bantuan melalui lebih dari 1500 panggilan telpon dalam tiga bulan terakhir. “Banyak dari penelpon memberikan selamat atas usaha-usaha kami dan beberapa di antara mereka merasa terancam,” kata Vineesh, yang mengelola situs bantuan online ini. Dewan Pendeta Katolik Kerala telah membuat sebuah petunjuk dasar bagi orang-orang tua Kristen yang memberikan peringatan kepada mereka untuk berhati-hati atas imingiming upaya Islamisasi tersebut. “Ini membuat kami terkejut namun ini benar terjadi. Banyak keluarga Kristen kena dampaknya,” kata pendeta Johny Kochuparambil, sekretaris Dewan Komisi untuk Keharmonisan dan Kewaspadaan Sosial. “Kami berhati-hati karena ini masalah sensitif dan bisa mengarah pada konflik antar umat beragama. Namun sekarang Pengadilan Tinggi Kerala juga mesti melibatkan diri dalam masalah ini, kami telah memutuskan untuk melawan gerakan Islamisasi ini,” kata Kochuparambil. Pengadilan Tinggi telah meminta Departeman Kepolisian untuk melakukan investigasi dan membuat laporan tentang masalah ini.
Set as favorite
Bookmark
Email this
Hits: 847 Trackback(0)
Comments (1)
![]()
Lagi-lagi masalah Konversi
Sifat Agama yg universal dan non fisik merupakan sebuah jalan buntu bagi orang yg berkeinginan membendungnya, kalau ini anda lakukan saya yakin 100% program yg berkeinginan melawan Islamisasi, kristenisasi, Hindunisasi, Buddhanisasi dll akan terbenam dalam lumpur yg sangat dalam, hentikan perilaku bodoh dan tak bermanfaat ini.
|









Jebakan ‘Cinta Jihad’: VHP dan Kelompok Kristen Bergabung Menentangnya

