 Yoga seperti matematika. Keduanya berasal dari India. Keduanya memberi manfaat bagi manusia. Yang pertama dalam kesehatan fisik dan rohani. Yang kedua dalam kemajuan ilmu pengetahuan. Einstein mengatakan, tanpa penemuan matematika oleh orang India, kemajuan ilmu pengetahuan seperti sekarang tidaklah mungkin. Matematika diambil oleh orang Arab dari India ketika mereka menyerbu India pada abad ketujuh. Oleh Al Kawarizmi matematika dikembangkan di Arab dengan nama aljabar. Dari Arab matematika pergi ke Eropa. Itulah sebabnya orang Eropa menyebut angka-angka desimal yang kita pakai sekarang disebut angka Arab. Jelas ini tidak benar. Di samping bukti sejarah, ada bukti lain: huruf Arab ditulis dari kanan ke kiri, sedangkan angka desimal ditulis dari kiri ke kanan.
|
|
 MH 84 Dahulu, ketika saya masih kecil, persiapan ngaben, bisa memakan waktu empat sampai enam bulan. Tiap-tiap keluarga membuat upacaranya sendiri, lengkap dengan bade dan pewatangannya dalam bentuk lembu, singa atau ikan. Pada hari H kuburan meriah sekali, mirip sebuah pesta, bukan upacara kematian. Puluhan bade dan pewatangan yang megah dan indah, yang disiapkan berbulan-bulan dengan biaya mahal, sebentar lagi lenyap sekejap ditelan kobaran api suci. Manusia bukan hanya homo economicus, tetapi juga homo sentien, yang selalu terlibat secara sosial, dan homo religiosus. Tindakan keagamaan sering kali dianggap tidak patut dinilai dengan uang. Tetapi Kala, waktu, merubah segalanya. Sekitar lima belas tahun yang lalu, orang-orang desa saya mulai mengadakan upacara ngaben bersama, melalui banjar. Pada awalnya saya ingin ngabenkan ayah saya di rumah sendiri, bersama keluarga saya yang punya sawe. Ayah saya meninggal sekitar tiga tahun sebelumnya dan dititip di kuburan (mekingsan di pertiwi). Tetapi keluarga besar saya terpecah dalam empat banjar dan mereka harus ikut banjarnya masing-masing.
|
 MH 85 ”Apakah manusia dapat lahir sebagai binatang?” Demikian pertanyaan diajukan kepada saya oleh presenter TVRI, setahun lalu, ketika saya bersama seorang ulama NU dan seorang pendeta Kristen dari PGI menjadi nara sumber mengenai ”Kiamat Tahun 2012.” Seorang teman di paska sarjana filsafat UI, seorang muslim yang taat beribadah, tetapi juga mengikuti yoga dan reiki, mengaku pernah melihat, dalam meditasi, hidupnya sebelumnya. Tetapi ia belum dapat menerima kalau manusia lahir kembali sebagai binatang. Untuk kedua pertanyaan ini saya jawab dengan guyon. Andaikata anda dibakar sepanjang masa di neraka dalam api yang panasnya 100 kali api bumi, kemudian ditawari lahir sebagai sapi selama 40 tahun, lalu mati dan lahir kembali sebagai manusia, mana yang anda pilih? Kalau tawaran semacam itu diberikan kepada Hitler, atau para teroris yang membunuh banyak orang secara membabi buta, saya yakin mereka akan memilih jadi sapi atau bahkan ular sekalipun.
|
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 4 5 6 7 Next > End >>
|
|
Page 1 of 7 |