Seluruh jajaran staff, redaksi dan direksi Media Hindu, mengucapkan selamat merayakan hari raya suci Nyepi tahun baru Saka 1933
PROGRAM MEDIA HINDU

Fri

18

Jun

2010

RSS Melahirkan VHP & BJP PDF Print E-mail
Written by webmaster   
Edisi 76

Apa yang anda ketahui tentang Rastriya Swayamsevak Sangh? Demikian salah satu pertanyaan yang diajukan kepada saya oleh Goppi Chelappan, mahasiswa IHDN, Denpasar, asal Malaysia keturunan India. Pertanyaan itu bersama beberapa pertanyaan lain diajukan dalam rangka penelitian dari yang bersangkutan.

Mungkin sebagian dari kita lebih mengenal Visva Hindu Parisad (VHP) dan Bharatiya Janata Party (BJP), karena kedua organisasi yang berbasis Hindu ini lebih sering muncul di media massa India, yang dapat kita akses secara online. Di samping itu VHP adalah salah satu anggota World Hindu Federation yang aktif  menghadiri sidang-sidang Komite Eksekutif dari organisasi Hindu Dunia ini. Dan VHP sering mengirimkan wakilnya ke Indonesia untuk koordinasi dengan organisasi-organisasi Hindu di sini. Sedangkan BJP adalah partai terbesar kedua di India, setelah Partai Kongres, dan pernah berkuasa selama 5 tahun.

Kedua organisasi ini lahir dari RSS. Tetapi, karena salah seorang anggotanya, yaitu Naturam Vinayak Godse, terlibat dalam pembunuhan Mahatma Gandhi, RSS lalu dicitrakan sebagai organisasi kaum fanatik Hindu oleh media massa India berbahasa Inggris. Dan karena itu para pemimpin RSS tidak mau diwawancari oleh media massa India berbahasa Inggris, yang umumnya bersifat negatif terhadap semua yang berbau Hindu, dan memberi simpati kepada minoritas di India, seperti Islam dan Kristen. Sebaliknya dengan media massa di Indonesia. Karena itu RSS kami tampilkan dalam bahasan utama Media Hindu edisi ini.

Pada tahun 1909, Pandit Mohan Malaviya, yang kemudian menjadi Wakil Rektor pertama Benares Hindu University, bersama beberapa para tokoh Arya Samaj mendirikan Hindu Mahasabha, yang kemudian berkembang menjadi partai politik Hindu militan sayap kanan. Manifesto pemilunya menyatakan: Hindustan adalah negeri orang-orang Hindu sejak jaman purbakala. Hindu Mahasabha percaya bahwa orang-orang Hindu mempunyai hak untuk hidup damai sebagai orang Hindu, untuk membuat undang-undang, untuk mengatur, memerintah dirinya sendiri sesuai dengan genius dan cita-cita Hindu dan didirikan dengan cara-cara sah dan legal satu Negara Hindu didasarkan atas Budaya Hindu, sehingga ideologi dan cara hidup Hindu akan memiliki satu negerinya sendiri.”

Teoritis besar dari Hindu Mahasabha adalah Vir Sarvakar (1883-1966). Dia ingin memperjuangkan kemerdekaan India melalui jalan kekerasan. Kemerdekaan India dari penjajah Inggris tidak cukup baginya. Dia juga melawan konsep negara sekuler dari Pandit Nehru. Dia membedakan antara Hindu Dharma (Hindu sebagai agama) yang terpecah ke dalam berbagai sampradaya, dan Hindutva (Kehinduan, Hindudom, sebagai satu latar belakang sosio-kultural yang mempersatukan seluruh orang Hindu).

Salah seorang anggota Hindu Mahasabha, K.V. Hedgevar (1890-1940) seorang dokter mendirikan Rastriya Svayamsebak Sangh (RSS) pada tahun 1925. Sejak awal RSS telah diorganisasi secara ketat, dan ia menjadi organisasi Hindu yang paling kuat dan kontroversial sekarang ini.

Akibat peristiwa di Bengala Timur, pada tahun 1950, di mana jutaan orang Hindu melarikan diri ke Bengala Barat, karena represi dari orang Islam secara brutal, RSS mendirikan partai politik dengan nama Jana Sangh Party yang kemudian berubah menjadi Bharatiya Jana Sangh. Setelah penguduran diri Indira Gandhi (PM dari Partai Kongres) pada tahun 1977, Bharatiya Jana Sangh memenangkan pemilihan umum. Partai ini sempat berkuasa sebentar saja, karena koalisi yang dibentuk rapuh. Jana Sangh pecah, dan sebagian anggotanya membentuk partai baru dengan nama Bharatiya Janata Party, dipimpin oleh Atal Behari Vajvayee.

A.B Vajvayee, Deen Dayal Upadhaya, Lal Krishna Advani, Nanaji Deshmukh, Balraj Madhok, Lal Hansraj Gupta, orang-orang yang membentuk politik nasional India pada tahun 1960 – 1970 adalah aktivis terkemuka RSS. RSS juga telah melahirkan banyak organisasi perjuangan seperti Bharatiya Madhur Sabha, perkumpulan pengusaha, Visva Hindu Parisad (VHP) satu organisasi agama (1964).

RSS dan VHP memiliki ribuan pusat (centers) di seluruh India dengan jutaan anggota. Keduanya aktif mewakili Hindu Jagaran (Kebangkitan Hindu). Mereka mengorganiasi prosesi, pertemuan, perayaan, dan bekerja untuk menjembatani perbedaan antara sampradaya Hindu untuk mencapai kemajuan dan kesatuan politik Hindu yang kuat.

Tujuan jangka pendek mereka adalah memperoleh kembali wilayah Mandir Krsna Janmabhumi di Mathura dan Mandir Visvanath di Benares, dua tempat yang paling suci agama Hindu yang dikuasai oleh orang Muslim, ketika mereka menyerbu dan menguasai India sejak abad pertengahan.

Ngakan Putu Putra.
Sumber: Klaus K. Klostermaier: “A Survey Of Hinduism,”
State University of New York, 1989.
Trackback(0)
Comments (1)Add Comment
0
kadek ananta
September 02, 2010
202.77.100.237
Votes: +0
...

Om Swastystu...
Mohon diperbanyak artikel yang seperti ini, terima kasih MH telah banyak sekali memberikan pencerahan.... saya berharap akan lebih banyak lagi artikel yang lebih berani.

Write comment
 
 
smaller | bigger
 

busy
 
Banner
Banner

Artikel Terbaru

Paling Banyak Dibaca

Buku Tamu Terbaru

aZ
Om Swastyastu mungkin lebih bagus kalau di adakan debat dengan antara ...
Tuesday, 10 January 2012
comanx bayu
om swasti astu slm dharma, pada tanggal 29 desember yang akan datang, ...
Sunday, 18 December 2011
Dewa Gd Darmawana
Om Swastyastu Rahajeng,..salam kenal tyang penggemar media hindu,.arti...
Tuesday, 15 November 2011

Komentar Artikel Terakhir