JANJI PERBAIKAN EKONOMISepanjang abad yang lalu, seluruh upaya untuk meng-kristen-kan orang Bali telah gagal, orang Bali yang pertama menjadi Kristen sudah sangat di kenal. Karena gagal mendapat pengikut baru, dianggap mati dan diusir oleh masyarakatnya, ia lalu membunuh tuannya, membuang agamanya yang baru dan menyerahkan diri kepada desanya untuk di hukum menurut adat Bali. Skandal ini menyebabkan Belanda tidak mengijinkan kegiatan missionaris di Bali. Tetapi ini tidak menghentikan para missionaris, ijin diberikan lagi kepada mereka pada tahun 1891, 1920 dan 1924, ketika Katolik Roma meminta konsesi khusus. Tetapi gelombang penolakan dari orang-orang Bali menggagalkan upaya ini. Pertemuan-pertemuan dilakukan oleh para pemimpin Bali untuk "menghentikan bencana besar ini" dan karena itu ijin itu dibatalkan.
|
|
Last Updated on Sunday, 21 February 2010 22:45 |
|
MENJINAKKAN BOM DI DALAM JIWANyoman Sukaya Sukawati The Killing Fields atau Platoon: telah berpuluh kali Hollywood merayu kita ke dalam suspensnya. Tentang Kamboja atau Vietnam. Namun toh ada yang tak henti menyentuh pesona, meski ia berdiri jauh di luar bayangan film. Ia seorang yang selalu berbicara dengan hati, bahkan dari dalam kecamuk perang, “Semestinya kita mati demi cinta dan toleransi, bukan untuk kebencian dan kehancuran,” katanya. Kita baca sekali lagi kalimat itu lalu ingat kepada penulisnya yang sedih, tapi juga tabah. Orang itu siapa lagi kalau bukan Thich Nhat Hanh, yang menulis dan memimpin suara perdamaian di tengah gejolak perang saudara di halaman rumahnya, Vietnam.
|
|
Last Updated on Thursday, 07 January 2010 23:18 |
Tue 17 Nov 2009 |
|
Written by Redaksi Media Hindu
|
|
| | Oleh : Dr. Narayana P. Bhat
Di dalam kebanyakan negara dewasa ini indikator sosial ekonomi umumnya memperlihatkan bahwa kaum perempuan tetinggal di belakang laki-laki. Mahatma Gandhi menulis bahwa cara kita memperlakukan kaum perempuan kita adalah salah satu indikator dari barbarisme. Laki-laki boleh saja memiliki enerji fisik yang lebih besar dari pada perempuan, tapi perempuan jelaslah mempunyai enerji internal dan emosional lebih banyak.
Catatan dokumenter mengenai perempuan dalam agama Hindu tergantung dari pustaka suci khusus dan konteksnya. Satu-satunya otoritas tertinggi dalam praktik-praktik agama Hindu adalah Veda.
|
|
Last Updated on Wednesday, 06 January 2010 18:12 |
Tue 17 Nov 2009 |
|
Written by Redaksi Media Hindu
|
|
| | Oleh : Putu Sastrawan
Kiamat merupakan istilah agama-agama rumpun Yahudi (Abrahamic religions) dari setiap agama tersebut berkembang makna hari kiamat yang cukup banyak baik menurut Islam, Kristen maupun Yahudi. Secara umum kiamat dapat diartikan hari kehancuran alam semesta.
”..matahari akan menjadi gelap, dan bulan tidak lagi bercahaya. Bintang-bintang akan jatuh dari langit, kuasa-kuasa langit akan goncang, dan para penguasa angkasa raya akan menjadi kacau-balau. [Matius 24:29, Markus 13:24-25]
|
|
Last Updated on Thursday, 07 January 2010 11:43 |
Oleh : Ngakan Putu Putra
Di antara semua rahasia Aku adalah sepi. Bhagavad Gita 10.3;8
Sekitar seminggu sebelum Dharma Santi Nasional tanggal 29 Maret 2008, Nyoman Gede Agus Asrama, dari panitia nasional mengirimi saya naskah drama kolosal dengan judul “Kidung Darma Dalam Renungan”. Mang Agus, demikian biasanya ketua DPN Peradah ini dipanggil, meminta saya untuk memberi masukan soal judul. Setelah membaca seluruh sinopsisnya, saya usulkan judulnya “Kidung Darma Dalam Kehidupan”. Naskah tersebut isinya secara singkat sbb: bangsa Indonesia sedang banyak ditimpa bencana alam, dari tsunami, gempa bumi, banjir, tanah longsor yang membawa korban jiwa ratusan ribu dan harta tak terhitung jumlahnya. “Lalu Pada hari raya Nyepi, umat Hindu melakukan berbagai macam rangkaian ritual yang bertujuan untuk membersihkan diri secara lahir dan batin, menahan hawa nafsu yang selalu mengganggu. Dengan memanjatkan doa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan melakukan introspeksi diri untuk terlahir menjadi seorang manusia yang baru, tercapailah sebuah kesadaran pada diri setiap insan”.
|
|
Last Updated on Wednesday, 06 January 2010 17:52 |
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 3 Next > End >>
|
|
Page 1 of 3 |