Liputan Internasional

Nama Para Dewa Tidak boleh digunakan sembarangan

mh-educare

MANGALORE, INDIA, Oktober 2011: Busana dan prilakunya mencerminkan figur orang suci tradisional. Tapi dalam misi-nya yang unik, Swami Bhaktiteertha yang berusia 68 tahun telah turun ke jalan untuk mengerem (mengurangi) penggunaan nama-nama suci Dewa-Dewi Hindu pada produk-produk anggur, minuman beralkohol, dan restoran non vegetarian dan industri sejenis. Pendeta ini memulai misinya yang unik ini tahun 1998. Ada sebuah iklan yang menunjukkan Dewa Ganesha menari sambil membawa radio transistor di masing-masing tanganNya, disiarkan di saluran televisi selama parayaan Ganesah Chaturthi, yang membuat hatinya terluka. Ia kemudian menulis surat ke perusahaan elektronik tersebut dan berhasil menghentikan iklan yang bernada melecehkan umat Hindu. . Sebuah pertemuan tidak secara sengaja dengan aktivits Hindu, Narayandas Samathani di Coimbatore telah membantu Swami Bhaktiteertha menemukan panggilan misi hidupnya. Aktivis ini, menghimbau agar para pedagang tidak menggunakan simbol-simbol suci Hindu. Banyak pelanggaran terjadi semata karena ke-tidaktahuan, katanya. Nama-nama suci diperkenankan dipakai untuk produk vegetarian.

bukalapak

tokopedia
To Top